radar malang | Diajari si Boedi, Diminati Sekolah Internasional
MALANG KOTA – Even Malang Kembali VII -Festival Malang Tempo Doeloe (MTD)- yang digelar di jalan ljen pada 24-27 Mei 2012 tak hanya menyuguhkan pembelajaran ...
May 22, 2012
Malang kembali meroepakan seboeah arkeologi poeblic jaitoe arkeologi oentoek masjarakat (Noerwidi. 2006) jang berarti memboewat seboeah poeblikasi dan menjebarloeaskan hasil-hasil penelitiannja sehingga masjarakat dapat merasakan manfaat dari hasil penelitian beroepa dokoementasi baik beroepa aoedio, visoeal dan verbal. Di sini, program sosialisasi hasil dari penelitian sedjarah Malang kepada masjarakat oemoem dalam bentoek atjara boedaja dengan djoedoel Malang Kembali, Festival Tempo Doeloe, Festival Sejarah, Seni Boedaja jang di dalamnja berisi serangkaian kegiatan jang meroepakan rekonstroeksi kehidoepan masjarakat Malang pada suatoe waktoe tertentoe.
Kegiatan Malang Kembali VII meroepakan event ke -7 setelah Malang kembali 1 s/d 6 jang tijap tahoen diadakan. Dalam event ini atmosfer jang disoegoehkan adalah atmosfer tempo doeloe, moelai dari setting lokasi, dekorasi tiap panggung, dekorasi stand sampai dengan kostoem pengoendjoeng, semoeanja diboeat mendekati soesana tempo doeloe. Di sini pengoenjoeng dapat menikmati berbagai soegoehan antara lain panggoeng pertoendjoekan kesenian tradisional, lomba-lomba dan stand-stand jang mendjoewal makanan, minoeman dan sooevenir bernoeansa tempo doeloe.
Festival Malang Kembali II dilaksanakan pada tanggal 2 – 6 Mei 2007 dengan tema “Seboeah Tjatatan Permoelaan Atjara”. Kegiatan Festival Malang Kembali II meliputi Panggung Sejarah, Pasar Rakyat, Panggung Hiburan, Pasar Industri Rakyat, Pemutaran Film Sejarah, dan Pertunjukan Seni Budaya Tradisional.
Festival Malang Kembali III dilaksanakan pada tanggal 22 – 25 Mei tahun 2008, dengan tema “Sedjoeta Tradisi Satoe Aksi”. Di Tahun ini Malang Kembali ingin menceritakan mengenai cikal bakal sejarah Nasional, sejak berdirinya dataran tinggi Malang, Kerajaan Kanjoerohan, Kerajaan Singhasari, Kerajaan majapahit, Islam Klasik sampai Kolonial. Agenda acara Malang Kembali 2008 ini meliputi Diorama Sejarah, Panggung Rakyat, Pasar Rakyat, Workshop, dan Upacara Adat.
Festival Malang Kembali IV dilaksanakan pada tanggal 21 – 24 Mei tahun 2009, dengan tema “Boedajakoe Tanggoeng Djawabkoe”. Malang Kembali IV memberikan pembelajaran mengenai pendalaman peristiwa-peristiwa penting yang mewarnai sejarah kota Malang. Agenda acara meliputi Anjungan Pembelajaran, Panggung Pertunjukan Rakyat, Perlombaan, Pelatihan, Pasar Rakyat, Kegiatan Sosial, Pameran, dan Pawai.
Festival Malang Kembali VI dilaksanakan pada tanggal 19 – 22 Mei 2011 dengan tema “Discovering Heritage”. Kegiatan yang terdapat di Malang Kembali VI ini meliputi, Upacara Adat, Workshop, Demo pembuatan berbagai karya seni, seperti demo pembuatan wayang kulit, Kegiatan Religi, seperti pencak silat, dan Pagelaran seni tari dan budaya tradisional.
Peroebahan Morpologi kota-kota di Indonesia dewasa ini sangat tjepat, menoeroet ahli perkotaan doenia, peroebahan tidak sadja di daerah perkotaan tapi soedah menjentoeh daerah pinggiran. Salah satoe sebab adalah hasil perentjanaan kota kolonial terbaik di Hindia Belanda pada djamannja (abad ke 20). Perkembangan kota dan arsitektoer Kolonial Belanda jang dimoelai sedjak tahoen 1919 masih banyak kita temoei sampai sekarang. Unicef telah menetapkan World Heritage City oentoek parameter kota poesaka doenia, di Indonesia tahun 2012 telah memoelai program Kota Poesaka dengan menetapkan Malang dan Ternate sebagai Pilot Project Oentoek mengembangkan djaringan kota poesaka nasional.
Jajasan Inggil telah berperan aktif dalam mempersiapkan kota Malang mendjadi bagian dari penjelamatan kota dengan beberapa programnja antara lain melakoekan pendataan bangoenan dan benda tjagar boedaja, pendokoementasian sekaligoes penamaan (documentaryboard), pemboeatan moeseoem, membantoe perencanaan peratoeran daerah tentang tjagar boedaja dan mengaplikasikan ke dalam beberapa event jang langsoeng bersentoehan dengan masjarakat. Dalam Malang Kembali tahoen ini, sengadja diambil tema Malang World Heritage Site boekan bermaksoed mendahoeloei pemerintah poesat dalam menetapkan kota poesaka, namoen lebih bersifat memberikan starting point, meskipoen djika dikadji dengan parameter World Heritage moengkin akan memboetoehkan sekitar 5 tahoen ke depan. Dengan penetapan niatan dasar ini diharapkan semoea stake holder heritage mempersiapkan langkah ke depan menoeroet bidang dan otoritas masing-masing.
Toedjoean dari kegiatan ini adalah oentoek mengedoekasi masjarakat Malang oentoek berkontriboesi dalam pembangoenan Malang ke depan melaloei pembeladjaran sedjarah, seni dan boedaja. Seperti kita ketahoei, mempeladjari sedjarah dan boedaja memboetoehkan energy, waktoe dan biaja jang tidak sedikit. Dalam kegiatan Malang Kembali semoea materi pembeladjaran ditampilkan mendjadi satoe area dengan data dan nara soember yang kompeten sehingga proses transfer ilmoe menjadi semakin moerah, moedah, cepat dan menyenangkan.
Tema jang diangkat pada Malang Kembali VII 2012 kali ini adalah MALANG WORLD HERITAGE SITE menawarkan kesempatan oentoek mendalami lebih djaoeh mengenai kekajaan warisan sedjarah boedaja Malang dan mewoedjoedkan tjita-tjita mendjadikan Malang sebagai kota warisan Poesaka Doenia.
Tahoen 1870 – 1938
Jajasan Inggil, Djalan Gadjahmada no. 4 Malang dan Pemerintah kota Malang
MALANG KOTA – Even Malang Kembali VII -Festival Malang Tempo Doeloe (MTD)- yang digelar di jalan ljen pada 24-27 Mei 2012 tak hanya menyuguhkan pembelajaran ...
May 22, 2012
Malang kembali merupakan sebuah arkeologi untuk masyarakat yang berarti membuat sebuah publikasi dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian tentang situs sejarah di kota Malang. Hasil penelitian berupa ...
May 21, 2012
KERJA Bakti Budaya (Jatidaya) di kawasan Kayutangan pada 27 Mei sebagai rangkaian acara Malang Kemball VII akan dikemass layaknya aksi kerja bakti di kamptung-kampung. Selain ...
May 21, 2012
MALANG KOTA – Dukungan Kerja Bakti Budaya (Jatidaya) di kawasan Kayutangan sebagai rangkaian acara Malang Kembali VII terus mengalir. Dua otoritas keamanan, Polres Malang Kota ...
May 21, 2012
PERSIAPAN Kerja Bakti Budaya (Jatidaya) di kawasan Kayutangan terkait momen Malang Kembali VII terus dimatangkan. Salah satunya adalah menghitung kebutuhan cat tembok dan cat kayu ...
May 21, 2012
Kegiatan Kerja Bakti Budaya (Jatidaya) akan dirangkai dengan pemasangan papan dokumentasi (documentary board) di bangunan cagar budaya yang terletak di kawasan Kayutangan dan alun-alun. Panitia ...
May 21, 2012
PESERTA dan relawan kegiatan Kerja Bakti Budaya (Jatidaya) tak perlu khawatir bakal sengsara dalam kegiatan sosial itu. Panitia telah mempersiapkan segala sesuatunya sehingga relawan tinggal ...
May 21, 2012